Alasan Mengapa Air Bersih Harus di Hemat
Published On Mon, 2 Aug 2010Teman-teman. Tahukah kamu bahwa ternyata air yang kita gunakan sekarang adalah air yang sama dengan air yang digunakan Dinosaurus?
Loh kok? Emang begitu loh ternyata. Mari kita lihat faktanya.

Air terus-menerus bergerak, melalui, dan di atas bumi seperti uap air, air cair, dan es. Bahkan, air terus-menerus mengubah bentuk. Meskipun beberapa hal, seperti meteor dari luar angkasa, ditangkap oleh Bumi, sangat sedikit zat Bumi melarikan diri ke luar angkasa. Hal ini merupakan fakta yang benar tentang air. Ini berarti bahwa air yang sama yang ada di Bumi jutaan tahun yang lalu masih di sini.
Nah sekarang ayo kita coba lihat tabel ini:

Bingung? Sama. Hehe. Yuk, ini penjelasannya:
Dalam grafik di atas kita bisa melihat bagimana air didistribusikan.
Ketiga bar di atas menunjukkan dimana air berada.
-
Bar berwarna hijau menunjukkan 'Earth's Water' jumlah air terbesar di bumi yang memang paling banyak berada di lautan, sekitar 97 persen. Sisanya 3 persen merupakan 'freshwater'
-
Bar kedua menunjukkan keberadaan 'freshwater' atau air tawar. Dari 3 persen air tawar yang ada di bumi, sekita 69 persen darinya terdapat di gletser dan lapisan es (terutama di greenland dan antartika), sekitar 30 persen berada di dalam tanah, dam sekitar 1 persennya merupakan air tawar yang ada dipermukaan.
-
Bar ketiga menunjukkan 'Fresh Surface Water' atau air yang berada dipermukaan, terdapat sekita 87 persen di danau, dan di sungai 11 persen.
-
Jadi dari semua air tawar di Bumi, hanya sekitar 0,3 persen terdapat di sungai dan danau-sungai dan danau yang dapat kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Wow. Kesimpulannya adalah dari seluruh air di dunia, yang dapat digunakan oleh manusia adalah sekitar 1 persen!
Ya memang begitu deh teman-teman. Air mungkin banyak tersedia di Bumi tetapi yang dapat dikonsumsi cuma sebagian kecil dan jumlah air tetap, jumlah penduduk bertambah. Oleh karena itu mari mulai berhemat dalam menggunakan air bersih.
COMMENTS













